
Kalau ngomongin tempat ngopi di Pontianak, rasanya kurang lengkap kalau tidak menyebut Aming Coffee.
Nama Aming sendiri sudah cukup familiar bagi masyarakat Pontianak. Tapi dari beberapa cabangnya, Aming Coffee Ilham punya karakter yang menurut saya cukup menarik.
Tempatnya tidak mencoba terlalu jauh meninggalkan identitas warkop khas Pontianak. Justru di situlah daya tariknya.
Bukan coffee shop yang datang dengan konsep terlalu fancy, lampu temaram, atau interior yang sengaja dibuat untuk terlihat mahal.
Di sini kesannya lebih sederhana.
Datang, pesan kopi, duduk, ngobrol.
Dan mungkin justru itu yang dicari banyak orang.
Aming Coffee memiliki beberapa konsep di cabangnya. Untuk cabang di kawasan H. Abbas dan Ilham, konsepnya masih mempertahankan nuansa tradisional, sementara beberapa cabang lain menggabungkan unsur tradisional dengan konsep yang lebih modern.
Menurut saya, Aming Coffee Ilham cukup berhasil mempertahankan karakter tersebut.
Suasananya terasa lebih dekat dengan budaya ngopi di Pontianak daripada coffee shop modern yang biasanya lebih mengutamakan estetika.
Di tempat seperti ini, orang tidak harus datang dengan outfit tertentu.
Mau datang sendiri, ketemu teman, ngobrol soal kerjaan, atau sekadar duduk sambil menikmati kopi, semuanya terasa wajar.
Dan kalau kamu memang suka suasana warkop yang tidak terlalu dibuat-buat, kemungkinan besar kamu akan nyaman di sini.
Kalau datang ke Aming Coffee, tentu saja kopi menjadi salah satu alasan utamanya.
Salah satu menu yang cukup sering disebut dalam ulasan adalah Kopi Saring Aming. Bahkan beberapa pengunjung secara khusus merekomendasikan menu tersebut.
Ada sesuatu yang berbeda dari kopi gaya Aming dibandingkan tren kopi kekinian yang banyak menggunakan gula aren, susu, atau berbagai campuran lainnya.
Karakter kopinya lebih dekat dengan gaya kopi kedai tradisional.
Jadi kalau kamu datang ke sini dengan ekspektasi mendapatkan coffee shop bergaya specialty coffee dengan berbagai metode seduh modern, mungkin pengalaman yang kamu dapatkan akan berbeda.
Tapi kalau yang kamu cari adalah kopi yang punya karakter dan terasa seperti bagian dari budaya ngopi Pontianak, Aming justru punya nilai tersendiri.
Beberapa informasi menu juga menunjukkan harga kopi yang relatif terjangkau. Kopi saring tercatat sekitar Rp9.000 dan kopi es sekitar Rp10.000 pada salah satu daftar menu yang tersedia, sementara beberapa minuman kopi susu berada di kisaran Rp20.000.
Harga tentunya bisa berubah, tetapi secara umum Aming masih terasa sebagai tempat ngopi yang cukup ramah di kantong.
Satu hal yang menarik dari Aming adalah kamu tidak harus berhenti di kopi.
Ada berbagai pilihan makanan dan camilan yang bisa menemani nongkrong.
Salah satu yang cukup sering disebut dalam ulasan adalah roti atau pisang dengan srikaya.
Kombinasi kopi dengan sesuatu yang manis seperti ini menurut saya memang cocok.
Apalagi kalau datang pagi.
Secangkir kopi panas, makanan ringan, lalu ngobrol sebentar sebelum mulai aktivitas.
Sederhana, tapi justru terasa seperti pengalaman ngopi yang sangat Pontianak.
Beberapa sumber juga mencatat menu seperti nasi goreng, pastry, gorengan, hingga berbagai pilihan minuman lainnya.
Jadi kalau datang dalam kondisi lapar, tidak harus berhenti di satu gelas kopi.
Menurut saya, iya.
Aming Coffee Ilham lebih cocok kalau kamu datang dengan mindset “duduk dulu, ngobrol dulu” daripada “beli kopi lalu pergi”.
Dari ulasan pengunjung, suasananya disebut nyaman dan cocok untuk nongkrong. Ada juga yang menyebut adanya spot untuk charger, sehingga cukup membantu kalau kamu memang ingin menghabiskan waktu lebih lama.
Wi-Fi juga tercatat sebagai salah satu fasilitas yang tersedia.
Jadi untuk aktivitas seperti ngobrol dengan teman, mengerjakan tugas, browsing, atau pekerjaan ringan, tempat ini cukup menarik untuk dicoba.
Tapi kalau tujuan utamanya adalah WFC dalam suasana super tenang, saya tetap akan menyesuaikan ekspektasi.
Ini tetap warkop.
Kalau sedang ramai, suara orang ngobrol dan aktivitas pengunjung tentu akan menjadi bagian dari suasananya.
Dan menurut saya, justru itu bagian dari pengalaman datang ke Aming.
Salah satu keuntungan Aming Coffee Ilham adalah jam operasionalnya yang cukup panjang.
Data terbaru yang tersedia mencatat tempat ini buka setiap hari sekitar 06.00 sampai 00.00.
Artinya, kamu punya cukup banyak pilihan waktu.
Pagi untuk sarapan dan ngopi.
Siang untuk istirahat.
Sore untuk ketemu teman.
Atau malam untuk nongkrong setelah selesai bekerja.
Kalau kamu tipe orang yang baru punya waktu luang setelah aktivitas selesai, jam operasional seperti ini tentu cukup membantu.
Dan kalau bicara soal suasana, malam biasanya memang menjadi salah satu waktu yang menarik untuk menikmati budaya nongkrong di Pontianak.
Ini salah satu bagian yang menurut saya membuat Aming tetap menarik.
Kamu tidak perlu menyiapkan budget besar hanya untuk nongkrong.
Beberapa sumber mencatat kisaran harga sekitar Rp25.000 per orang, sementara daftar menu yang tersedia menunjukkan pilihan mulai dari beberapa ribu rupiah hingga menu yang lebih mahal.
Jadi, kalau hanya ingin kopi dan makanan ringan, masih cukup aman untuk kantong.
Tentu saja total akhirnya kembali ke apa yang kamu pesan.
Tapi dibandingkan beberapa coffee shop modern yang sekali duduk bisa menghabiskan Rp40.000–Rp60.000 hanya untuk minuman dan snack, Aming terasa lebih bersahabat.
Kalau harus mencari kekurangan, salah satu hal yang beberapa pengunjung singgung adalah area parkir yang bisa terasa terbatas ketika ramai. Ada ulasan yang menyebut parkir motor cukup sempit, meskipun tersedia opsi parkir di bagian belakang.
Selain itu, karena konsepnya memang lebih dekat ke warkop, jangan datang dengan ekspektasi coffee shop yang benar-benar sunyi dan eksklusif.
Kalau ramai, ya ramai.
Kalau banyak orang nongkrong, ya akan terasa seperti tempat nongkrong.
Tapi menurut saya, itu bukan selalu kekurangan.
Tergantung kamu datang untuk apa.
Kalau kamu sedang mencari coffee shop di Pontianak untuk menikmati kopi dengan suasana yang masih terasa lokal, Aming Coffee Ilham layak masuk daftar kunjungan.
Terutama kalau kamu ingin merasakan salah satu wajah budaya ngopi Pontianak yang tidak terlalu jauh dari konsep warkop.
Tidak terlalu banyak gimmick.
Tidak harus terlihat mewah.
Fokusnya tetap pada kopi, makanan, dan orang-orang yang datang untuk menghabiskan waktu.
Dan mungkin itulah alasan kenapa Aming tetap punya tempat di hati banyak orang Pontianak.
Karena pada akhirnya, tempat ngopi yang bagus tidak selalu harus menjadi tempat yang paling Instagramable.
Kadang cukup tempat yang kopinya enak, harganya masuk akal, suasananya nyaman, dan kita bisa duduk tanpa merasa terburu-buru.
Aming Coffee Ilham menurut saya adalah salah satunya.
Aming Coffee Ilham cocok untuk kamu yang ingin:
☕ Menikmati kopi khas Aming
🥐 Ngopi sambil makan ringan
👥 Nongkrong bersama teman
💻 Mengerjakan tugas atau pekerjaan ringan
🌙 Nongkrong sore sampai malam
💰 Ngopi dengan budget yang relatif bersahabat
Rating pribadi: 8,5/10 untuk pengalaman ngopi santai.
Bukan karena tempatnya sempurna.
Tapi karena Aming Coffee Ilham punya sesuatu yang tidak semua coffee shop punya: identitas.
Dan identitas itu terasa sangat Pontianak.
Alamat
Jl. Ilham No.1, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113
Jam Buka
06.00 – 00.00 WIB
Kisaran Harga
Rp 10.000 – Rp 25.000
Telepon
📍 Lokasi
Kombinasi
Beberapa sistem order tersedia
Colokan
🔌 Banyak
Tipe Meja
📋 Meja Panjang
Pencahayaan
☀️ Terang
Ditambahkan oleh
SpotNgopi
Sejak 11 September 2026
Check-in di sini
Tandai kunjunganmu · hingga +30 XP · Bangun streak!
💡 XP check-in berdasarkan jarakmu ke cafe:
Belum ada penilaian WFC
📊
Belum ada WFC Score
Kamu bisa jadi yang pertama! Nilainya cukup 2 menit
dan sangat membantu para WFHers & pelajar
yang sedang cari spot kerja terbaik. ☕
Pernah WFC di sini? Bagikan pengalamanmu!
WiFi-nya kencang? Colokannya banyak? Suasananya enak buat kerja? Penilaianmu membantu ribuan WFHers & pelajar menemukan spot kerja terbaik di Pontianak — dan kamu dapat reward!
Pernah ngopi di sini? Bagikan pengalamanmu!
0 ulasan
Masuk untuk menulis ulasan
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama!
Cafe Lainnya