
Ada coffee shop yang datang untuk kopinya, ada juga yang datang karena tempatnya. Tanatap Coffee Ampera berada di tengah-tengah keduanya.
Berlokasi di Jl. Ampera Raya No. 129, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Tanatap Coffee Ampera sudah cukup lama menjadi salah satu nama yang sering muncul ketika membicarakan tempat nongkrong di kawasan Ampera–Kemang. Saat ini Google/business listing mencatat rating 4,8/5 dari lebih dari 6.500 ulasan, angka yang menunjukkan tempat ini bukan sekadar populer karena foto Instagram.
Begitu melihat berbagai foto dan pengalaman pengunjung, daya tarik utamanya cukup jelas: ruang hijau yang luas.
Tanatap Ampera tidak terasa seperti coffee shop yang kebetulan memiliki beberapa tanaman. Justru area hijaunya menjadi bagian besar dari pengalaman berada di sini. Ada indoor, semi-outdoor, dan outdoor dengan pepohonan serta berbagai jenis tanaman yang membuat suasananya terasa lebih terbuka.
Buat yang tinggal atau sering beraktivitas di Jakarta Selatan, konsep seperti ini cukup menarik. Tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan suasana yang sedikit menjauh dari beton dan jalanan kota.
Tanatap Coffee Ampera mengusung konsep yang cukup terbuka. Dari area indoor, kaca-kaca besar membuat area hijau di luar tetap terlihat. Begitu keluar, ruangannya terasa jauh lebih luas dibanding kesan dari depan bangunan.
Area outdoor menjadi salah satu bagian yang paling menonjol. Pepohonan, tanaman, jalan setapak, instalasi, dan berbagai tempat duduk membuat pengunjung punya cukup banyak pilihan untuk mencari spot yang sesuai.
Ada meja untuk datang sendiri, meja yang lebih panjang untuk kelompok, hingga area duduk yang lebih santai.
Konsepnya juga membuat tempat ini tidak hanya cocok untuk minum kopi. Banyak pengunjung datang untuk mengerjakan tugas, membuka laptop, bertemu teman, atau sekadar duduk menikmati suasana.
Salah satu ulasan pengunjung bahkan menggambarkan area outdoor Tanatap Ampera sebagai sangat luas, dengan kursi yang tidak terlalu berhimpitan sehingga masih terasa lega ketika pengunjung mulai ramai.
Tetapi ada satu hal yang perlu diperhatikan: tidak semua bagian outdoor sama nyamannya sepanjang hari.
Beberapa pengalaman pengunjung menyebut area tribun outdoor bisa terasa sangat panas ketika siang. Jadi kalau datang membawa laptop, area outdoor tidak otomatis menjadi pilihan terbaik hanya karena tampilannya lebih menarik.
Cukup cocok, terutama kalau datang pagi atau weekday.
Tanatap Ampera memiliki beberapa hal yang biasanya dicari orang ketika memilih tempat untuk WFC: meja yang cukup banyak, area indoor ber-AC, Wi-Fi, dan colokan di beberapa titik.
Ada pengunjung yang memang datang sejak pagi untuk bekerja dan melaporkan Wi-Fi cukup cepat untuk meeting online. Pengalaman lain juga menyebut area indoor memiliki cukup banyak working space.
Namun WFC di Tanatap perlu sedikit strategi.
Kalau datang pagi, suasananya bisa jauh lebih tenang. Salah satu pengunjung yang datang sekitar jam 07.00–08.00 menggambarkan suasana pagi sebagai adem dan tidak terlalu ramai.
Ketika semakin siang sampai sore, fungsi tempat ini mulai bergeser. Pengunjung datang untuk nongkrong, bertemu teman, makan, dan menikmati area outdoor. Akibatnya, tingkat kebisingan juga bisa meningkat.
Untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi, saya lebih memilih weekday pagi.
Untuk kerja ringan, browsing, menulis, atau mengerjakan dokumen sambil menikmati suasana hijau, pilihan waktunya lebih fleksibel.
Tanatap tidak hanya menjual suasana.
Pilihan kopinya cukup beragam, mulai dari espresso, black coffee, white coffee, manual brew, hingga minuman signature seperti Vanilka dan berbagai bottled coffee.
Menu yang dipublikasikan pada 2024 menunjukkan manual brew berada di kisaran Rp48.000–Rp50.000, espresso sekitar Rp35.000–Rp38.000, sedangkan berbagai latte berada di sekitar Rp42.000–Rp45.000. Harga tersebut merupakan referensi dari daftar menu 2024, sehingga harga aktual saat berkunjung bisa berubah.
Salah satu minuman yang cukup sering disebut pengunjung adalah Vanilka, perpaduan latte dengan rasa vanilla, caramel, dan butterscotch. Ada pengunjung yang memberikan penilaian cukup tinggi terhadap minuman ini dan menyebutnya sebagai salah satu menu favorit.
Kalau tidak terlalu suka kopi hitam, pilihan Tanatap juga cukup aman. Ada matcha, chocolate, tea, mocktail, frappe, dan minuman lainnya.
Tanatap juga tidak hanya mengandalkan pastry.
Pilihan makanannya mencakup menu sarapan, makanan berat, snack, pastry, cake, dan cookies. Daftar menu yang dipublikasikan IDN Times misalnya mencantumkan pilihan seperti rendang fried rice, Balinese rice, Malaysian nasi lemak, Tanatap signature bowl, tuna melt, hingga berbagai pastry dan cake.
Artinya, tempat ini cukup fleksibel kalau ingin datang dalam waktu lama.
Datang pagi bisa sarapan sambil bekerja. Kalau pekerjaan belum selesai, tidak perlu langsung pergi ketika lapar karena pilihan makanannya cukup banyak.
Dari sisi harga, Tanatap berada di kelas menengah untuk coffee shop Jakarta Selatan. Beberapa sumber menempatkan pengeluaran sekitar Rp50.000–Rp100.000 per orang, sementara pilihan makanan dan minuman tertentu tentu bisa membuat totalnya lebih tinggi.
Kalau WFC bukan tujuanmu, Tanatap justru semakin menarik.
Area outdoor yang luas membuat tempat ini cocok untuk datang berkelompok. Banyaknya tanaman juga membuat suasananya terasa lebih santai dibanding coffee shop yang seluruh ruangannya berada di dalam bangunan.
Tanatap juga memiliki identitas sebagai ruang kreatif. Konsep Ampera pernah dikembangkan sebagai Open Art Space, dengan kemungkinan digunakan untuk pameran, workshop, dan kegiatan kolaboratif.
Ada pula live music pada hari tertentu menurut pengalaman pengunjung, sehingga suasana malam bisa berbeda dengan suasana pagi. Salah satu laporan menyebut live music pada Rabu dan Kamis sekitar pukul 17.00–20.00, tetapi jadwal ini sebaiknya dikonfirmasi kembali karena bisa berubah.
Untuk lokasi, Tanatap Coffee Ampera berada di Jalan Ampera Raya sehingga cukup mudah ditemukan.
Bagi yang membawa mobil, ada satu hal yang agak penting: akses masuk parkir tidak langsung dari jalan utama. Salah satu sumber terbaru menyebut akses kendaraan menuju area parkir melalui area Aruma, sehingga pengunjung yang baru pertama kali datang perlu memperhatikan jalur masuknya.
Kabar baiknya, area parkir tergolong luas menurut beberapa pengunjung. Bahkan ada review yang secara khusus memuji luasnya parkiran dan mengatakan mobil tidak terlalu perlu dikhawatirkan selama tempat belum penuh.
Jadi masalah parkir di sini lebih kepada kondisi ketika sedang penuh, bukan karena dari awal tidak memiliki ruang parkir yang memadai.
Kalau tujuannya WFC, saya akan memilih pagi.
Datang sekitar jam buka memberikan dua keuntungan: suasana lebih tenang dan pilihan meja lebih banyak. Pengunjung yang memang datang pagi untuk bekerja juga melaporkan suasana yang lebih adem dan nyaman.
Siang masih bisa untuk bekerja di indoor, tetapi kalau memilih outdoor perlu mempertimbangkan panas.
Sore adalah waktu yang lebih menarik untuk nongkrong. Cahaya mulai berubah, area hijau terlihat lebih hidup, dan suasana coffee shop mulai bergeser dari tempat kerja menjadi tempat berkumpul.
Malam lebih cocok untuk nongkrong, makan, atau bertemu teman. Pada waktu tertentu juga ada live music berdasarkan pengalaman pengunjung.
Kalau datang ke Tanatap Ampera hanya untuk WFC, kamu mungkin melewatkan salah satu daya tarik terbaiknya.
Area outdoor yang penuh tanaman membuat sore menjadi waktu yang menarik untuk menikmati tempat ini. Cahaya matahari yang mulai rendah akan memberikan perubahan suasana pada area hijau dan berbagai sudut foto.
Namun saya tidak akan menyebut Tanatap Ampera sebagai sunset viewpoint.
Daya tarik golden hour-nya lebih kepada cahaya sore dan ambience taman, bukan jaminan bahwa matahari terbenam dapat terlihat jelas dari setiap area.
Kalau tujuanmu foto atau sekadar menikmati suasana, sekitar 16.00–17.30 menjadi waktu yang layak dicoba. Waktu persisnya tentu berubah mengikuti tanggal dan kondisi cuaca.
Hal pertama adalah pilihan tempat duduk.
Kalau membawa laptop, jangan asal memilih spot yang paling bagus untuk foto. Cari terlebih dahulu area dengan colokan dan kondisi pencahayaan yang tidak terlalu menyilaukan.
Kedua, kalau ingin duduk outdoor pada siang hari, pertimbangkan panas. Area hijau memang membuat tempat terasa lebih asri, tetapi tidak semua titik outdoor terlindung dari matahari.
Ketiga, kalau ingin WFC serius, datang pagi atau weekday. Weekend dan sore hari lebih berpotensi ramai dan berisik.
Keempat, jika membawa mobil, perhatikan akses masuk parkir. Jalurnya tidak sesederhana langsung masuk dari jalan utama.
Worth it, terutama kalau kamu mencari coffee shop yang suasananya lebih terasa seperti taman daripada sekadar ruangan berisi meja dan kursi.
Tanatap Coffee Ampera punya keunggulan yang cukup sulit ditiru: ruang outdoor yang luas, banyak tanaman, berbagai pilihan tempat duduk, dan suasana yang tetap terasa seperti coffee shop meskipun areanya besar.
Untuk WFC, nilainya cukup bagus. Tetapi kuncinya adalah waktu kedatangan. Datang pagi pada weekday akan memberikan pengalaman yang berbeda jauh dibanding datang sore atau weekend ketika fungsi tempat lebih banyak berubah menjadi area nongkrong.
Kalau ingin bekerja, pilih indoor dan cari meja dekat colokan.
Kalau ingin foto atau nongkrong santai, outdoor lebih menarik.
Kalau ingin menikmati suasana sore, datang menjelang golden hour.
Dan kalau datang menggunakan mobil, pastikan tidak melewatkan akses parkirnya.
WFC Score: 8/10.
Bukan karena Tanatap sempurna sebagai tempat kerja, tetapi karena kombinasi Wi-Fi, colokan, ruang duduk, indoor ber-AC, dan suasana yang cukup nyaman membuatnya layak dipertimbangkan. Nilainya sedikit turun karena kondisi ramai dan panas pada sebagian area outdoor dapat mengurangi kenyamanan untuk bekerja.
Secara keseluruhan, Tanatap Coffee Ampera lebih dari sekadar tempat ngopi. Ini adalah tempat yang bisa dipakai untuk kerja, makan, ngobrol, foto, sampai sekadar mencari suasana hijau di tengah Jakarta Selatan.
Alamat
Jl. Ampera Raya No.129, RT.5/RW.10, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12560
Jam Buka
07.00 – 22.00 WIB
Kisaran Harga
—
Telepon
📍 Lokasi
Ditambahkan oleh
SpotNgopi
Sejak 15 September 2026
Check-in di sini
Tandai kunjunganmu · hingga +30 XP · Bangun streak!
💡 XP check-in berdasarkan jarakmu ke cafe:
Belum ada penilaian WFC
📊
Belum ada WFC Score
Kamu bisa jadi yang pertama! Nilainya cukup 2 menit
dan sangat membantu para WFHers & pelajar
yang sedang cari spot kerja terbaik. ☕
Pernah WFC di sini? Bagikan pengalamanmu!
WiFi-nya kencang? Colokannya banyak? Suasananya enak buat kerja? Penilaianmu membantu ribuan WFHers & pelajar menemukan spot kerja terbaik di Pontianak — dan kamu dapat reward!
Pernah ngopi di sini? Bagikan pengalamanmu!
0 ulasan
Masuk untuk menulis ulasan
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama!